Hola!

Sudah lama sekali yaa saya nggak menyampah di sini. Padahal saya ini pengangguran. Padahal kuota internet saya masih banyak. Apa karena saya sudah lebih dewasa dari yang kemarin-kemarin sehingga saya nggak suka nyampah lagi? Duh, kayaknya nggak juga deh.

Terlepas dari semua alibi yang diada-adakan tadi, yang jelas awal bulan kemarin saya bertolak ke pulau Dewata. Naik apa? Yang jelas bukan naik elang seperti yang sering dipilih anak-anak jaman sekarang sebagai sarana transportasi.

Untuk situasi yang maha-penting seperti begini, saya, dengan maha-khusus menyewa kamera SLR punya teman yang juga maha-spesial. Kamera handphone saya simpan baik-baik di dalam tas untuk kesempatan yang tidak seberapa spesial lainnya. Hehehe..

Berhubung foto-foto tentang Bali sudah banyak yang bagus-bagus di luar sana, jadi saya kasih foto yang agak alay saja ya.. Hahahaa..

Dapat anjing cute begitu darimana sih? Masak mbawa dari rumah?

Kuta: pantai sejuta umat 🙂

Ini nama pantainya memang Dreamland ya?

Hari 1: Krisna. Si Mamah mborong taplak meja sak gedabrus.

 Hari 1: Joger. Dengan antrian kasir yang mengular anakonda. Kenangan yang sangat melekat deh.

 Hari 1: Garuda Wisnu Kencana. Saya memfoto lubang hidungnya, btw :p

 Hari 1: Eye shadownya bagus deh Mbak 🙂

 Hari 1: trough his viewfinder. Saya cuman nebeng.

 Lawar Ayam Betutu Gilimanuk. Must try!

 Hari 1: Sebenernya dia sedang melihat ke pantatnya sendiri lho itu..

Itu pasir basah.

Makan coklat di pinggir pantai? Count me in!

Untuk sekarang, segini dulu deh yaa.. Kalau dikeluarin semua fotonya sekarang, nanti saya nggak punya bahan lain buat ditulis. Hahahaha! Dasar nggak kreatif.

Buat yang mau ke Bali, yang kalau dulu makannya nasi Padang melulu, sekarang bisa dimakan ayam betutu. Selama di Bali, rasanya kok tiap hari saya makan betutu ya. Ada 4x saya makan betutu, di tempat yang berbeda, dan dengan rasa yang beda juga. Tapi ya, semuanya enak!

Viva la Betutu!

Advertisements