Halo para muda dimanapun kalian berada. Akhirnya setelah sekian lama buka laptop tanpa sempat menulis blog, sekarang saya sempat. Bukannya saya berleha-leha lho selama ini. Saya super sibuk, ya kadang males-malesan juga sih.

Akhirnya semester sepuluh sudah akan menginjak garis finish. Berarti kalau saya naik kelas nanti, saya akan melanjutkan ke semester sebelas.Yeehaaa semoga menjadi semester pamungkas bagi saya!

Demi syukuran klinik semester ini, saya dan chemand-chemand saya makan-makaan. Seperti biasa.

Lalu apa yang menjadi sangat luarbiasa? Apakah

a. Menu makanannya

b. Porsi makanannya

c. Tempat makannya

Ya namanya juga jamuan makan yang luarbiasa. Semuanya ya harus luarbiasa lah.

Awalnya teman saya Anin (yang ngefans setengah mati sama Kyu Hyun) mengajak saya makan di ujung dunia, yaitu di Lenmarc.

Sampai di sana kami langsung menuju ke food channel.Sempat ragu-ragu, dengan tampang orang miskin saya nanya ke mbak yang bagi-bagi kartu di pintu masuk.

Saya: Mbak ini di dalemnya banyak restoran-restoran lagi ya?

Si Mbak: Iya mbak, ini foodcourt INTERNASIONAL.

Saya: Emh kon.

Kami makan di Kim Kim. Restoran Korea gitudeh.

Fyi sebelum ini saya pernah makan makanan Korea di Goota dan saya nggak doyan.

Setelah kasak-kusuk memesan makanan yang namanya sama susahnya dengan nama artisnya, inilah yang saya dan teman-teman saya pesan.

Bimbimbap oleh saya. Waktu itu saya terlalu asyik masyuk buat foto-foto makanan yang lain sampai akhirnya nasi di dalam pot-nya tidak saya aduk-aduk dan dasarnya gosong sampai terasa kayak karak. So international..

Ddeokbokki. Inilah makanan Korea yang bikin kami jauh-jauh datang ke Kim Kim. Saya penasaran sumpah! Ternyata ini adalah kue beras. Terus apa bedanya sama cireng? So international..

Kimbap. Ini gratisan. Jadi jangan komplain kalau berasnya terasa sangat “Indonesia”.

Bulgogi bogembap oleh Sinta. Oke. Nasi goreng. Internasyonal.

Jajangmyeon oleh Anin. Matanya menyiratkan kekecewaan ketika makanan yang dia pesan adalah spaghetti.

Mandu ramyeon oleh Tbt. Ini Indomie dengan cabe lebih banyak! Makanan ini bikin kami cekikikan ketika datang. Benar-benar datang sepaket dengan pancinya. So internationale..

Kimchi. Kali ini saya sungguh menganggap kalau Kimchi bisa memperbaiki rasa. Sumpah, semua makanan Korea ini terasa hambar.

Coke. 1 pitcher Coke dengan jeruk nipis. So International man..

Dan di akhir acara, bill.

Aaaah sampai sekarang saya masih nggak ngerti dimana enaknya masakan Korea. Padahal lidah saya nggak bermasalah tuh dengan masakan Jepang, India, Italia. Syalah syapa? Syalah gue? Ha?

 

 

 

Advertisements