Mobil membuat saya nyaman. Meskipun kadang lalu lintasnya bikin saya emosi tujuh turunan, pedal koplingnya bikin lutut saya kesemutan, tetap saja saya sangat menikmati menyopir. Apalagi kalau menyopir di jalan yang kendaraannya cuma sepoi-sepoi alias sedikit. Mendadak saya ingin sekali menyopir ke tempat yang saaangat jauh. Karena menyopir bisa membuat saya berfikir (dan mengalihkan Fikiran), merenung (dan melamun), serta melupakan. Dibalik omelan yang selalu ada ketika saya menyopir sebenarnya saya merasa nyaman.

Saya tidak tahu mengapa bisa saya punya keinginan mendadak untuk pergi sangat jauh. Mungkin sedikit terinspirasi oleh perjalanan trans-amerika Oprah dan Hayley yang saya lihat di tv dulu, mungkin juga karena niatan saya buat backpacking belum kesampaian.

Perjalanan ke Jepang kemarin seharusnya sudah bisa memuaskan saya. Seharian di pesawat, kereta, berjalan kaki, semua seharusnya sudah bisa membuat saya kenyang. Tapi saya masih lapar. Mata saya masih kurang melihat, kaki saya masih kurang lelah, dan hati saya masih belum tenang. Itulah letak permasalahan utamanya. Hati yang masih labil. Hahahaa..

A good trip should makes me feel relieved.

Tapi entah kenapa trip ke Jepang kemarin tidak membuat saya nyaman. Mungkin karena ramainya peserta. Padatnya jadwal. Berisiknya suasana. Semua tumpang tindih. Saya jadi tidak bisa menghayati dengan sepenuh hati. Semua hanya lewat. Melihat ini itu, kagum di sana sini, lalu sudah. Belum sempat menikmati, apalagi meresapi, acara sudah berganti, saya sudah harus berlalu. Saya ingin melihat dan merasakan Jepang lebih banyak!

Lalu apa sih maunya hati saya ini?

Sepertinya ia ingin sekali lagi pergi trip. *Apa sih bahasa indonesianya trip??* Trip yang jauh, tenang tanpa hiruk pikuk, dengan sang empunya hati yang menyopir mobil, dan dengan teman seperjalanan yang nyaman dan tidak banyak cingcong.

Saya juga ingin menyopir di atas lintasan yang benar-benar belum pernah saya lalui. Ke tempat yang tenang dimana saya bisa duduk diam dan menarik napas. Serta melupakan. Sejenak paling tidak. Bersama teman seperjalanan yang benar-benar baru. Yang tidak membuat saya mengenang kembali hari hari yang ada di belakang (maupun yang akan menghadang di depan).

Satu lagi, perjalanan ini bukan tentang menghapus patah hati!

Lets drive! Lets be revived!! *kiss

Oya, seharusnya dari tadi saya menulisnya dengan kata travel. Bukan trip.

Advertisements