Sentimental value artinya dalam bahasa adalah nilai sentimental. Saya sebagai seorang perempuan yang romantis (yaks) sangat menjunjung tinggi nilai tersebut.

Saya juga gampang mengaitkan sesuatu dengan sentimental moment Saya. Sehingga kalau tiba-tiba dengar lagu di mobil nggak jarang Saya jadi suka speechless dan berkaca-kaca. Tapi sering juga sih jadi senyum-senyum sendiri. Barang-barang Saya juga punya sejarah sendiri-sendiri. Misalnya Francis mobil Saya. Bila dikaitkan dengan ASMARA, Saya mudah-mudahan hafal siapa saja gebetan Saya yang pernah menaikinya. Momen-momen indah apa saja yang pernah terjadi di dalamnya. Dan bahkan ada satu-dua kejadian yang Saya hafal dengan baik detailnya. Siapa yang ada di kursi penumpang, lagu apa yang sedang diputar di radio, apa yang tengah terjadi, dan seperti apa suasana di luar. Sungguh otak saya mampu mengingat hal-hal kecil yang bernama sentimental moments tersebut.

Benda-benda yang punya sentimental value tinggi tadi biasanya siiih tidak selalu Saya jaga baik-baik. Umumnya Saya biarkan bergeletakan meregang nyawa begitu saja. Tapi sekalinya ketlisut..wah..pasti nggak bakal ada yang bisa menggantikan. Mungkin masih ada iPod, flash disk, komputer, mobil, laptop atau ranjang (loh!) yang lain. Tapi tetap saja, mereka tidak akan sama.

😀

Advertisements